dan saya pun mulai menulis.

Month

March 2012

10 posts

Mar 29, 2012
Mar 29, 2012
Kehabisan Akal

BBM naik? BBM naik? BBM naik? Sayangnya bukan itu yang jadi keresahan orang-orang disekitar tempat tinggal saya. Ya, mungkin itu juga membuat mereka tidak suka tapi ada yang lebih lagi. Yang bener-bener bikin “sakit gigi”. Maling. Mungkin ada benarnya jika saya bilang kalau maling tidak pernah kehabisan akal. Sesuatu yang seharusnya bisa kita contoh tetapi di jalan yang benar. TIDAK PERNAH KEHABISAN AKAL. 

Maling sekarang ini punya banyak cara untuk mencuri. Banyak sekali. Bahkan saya kadang suka geleng-geleng kepala, dan berfikir “kok bisa?”. Tapi ya begitulah, disaat niat jahat itu sudah muncul mudah saja setan-setan itu masuk dan memberikan jalan-jalan jahat itu. Barang-barang yang dicuripun beragam, bahkan barang yang menurut saya ya tidak begitu berharga atau memberikan banyak keuntungan. Beberapa minggu yang lalu papa kehilangan genset di ruko, genset yang berat itu diangkut si pencuri dengan menggunakan mobil. Itu sih kalau dijual masih lumayan ya. Beberapa hari yang lalu rumah warga dicongkel dan entah apa saja yang hilang. Yang ini juga mungkin masih memberi keuntungan kalau dicuri. Setelah itu papa kehilangan besi-besi dan bahan-bahan sisa bangunan yang bahkan sudah tidak digunakan lagi. Tadi pagi bahkan etalase berisi rokok-rokok disatu warung hilang tercuri juga. Dan bahkan nangka dipohon pun dicuri. Oh ya Allah, kehabisan akal saya untuk memikirkannya. Bahan sisa, rokok, nangka sampai ada di list para pencuri itu. Betapa sangat meresahkan warga sekitar. Saya yang pernah dijambret dan kecurian tentu saja menjadi semakin takut.

Ya Allah, dimana-mana merasa tidak aman. Bahkan dilingkungan rumah sendiri. Miris. Sebegitu teganya orang-orang jahat itu membuat resah semua warga. Berusaha untuk menjaga keamanan semaksimal mungkin dan berdoa adalah cara yang bisa dilakukan. Berharap pencuri-pencuri itu tidak benar-benar gila sampai tega melukai apalagi sampai membunuh. Sungguh tidak terbayangkan. 

Saya yakin hal ini juga terjadi dibanyak daerah, banyak yang resah, banyak yang takut. Entah apa saja alasan mereka sampai akhirnya mencuri, tapi satu yang pasti susahnya mencari pekerjaan dan uang. Tapi kan tidak harus dengan mencuri. Ah, saya memang kehabisan akal memikirkan semua aksi mereka. Tapi yasudahlah, semoga mereka cepat sadar dan ditunjukkan jalan yang lurus oleh-Nya. 

Hm saya jadi kepikiran, rakyat kecil mencuri dalam jumlah kecil dan “rakyat besar” mencuri dalam jumlah besar. Ah Indonesia ku!! 

Mar 28, 2012
Pak Oom dan Bude

Siapa Pak Oom? Siapa Bude?

Mari saya perkenalkan satu persatu.

Pak Oom. Pak Oom ada seorang tukang ojek yang biasa mangkal di simpang tubagus. Saya jadi tau beliau semenjak beliau bersedia dengan baiknya menjemput dan mengantar saya dari tempat les setiap malam selama sebulan. Yap, semenjak pernah sekali di jambret dan sekali kosan saya kemalingan rasa takut saya semakin bertambah. Saya sudah tidak berani lagi keluar dari kosan di atas jam 6 sendirian. Saya juga selalu berusaha untuk sampai di kosan sebelum jam 6 jika saya keluar sendirian. Awal saya ketemu Pak Oom dan akhirnya memakai jasa beliau saya masih merasa takut. Masih ada fikiran negatif dalam kepala saya, “ini bapak beneran baik atau ngga ya?”. Karna sekarang-sekarang ini orang jahat susah ditebak. Yang dikira bertampang baik-baikpun bisa jadi sangat jahat. Tapi seminggu dijalani, alhamdulillah ternyata Pak Oom memang seorang yang sangat baik. Bahkan si bapak selalu bertanya jika saya jam setengah 9 malam belum juga nelp beliau untuk minta jemput. Bapak selalu ada setiap malam untuk saya. Bahkan jika dia tidak lagi mangkal di tubaguspun jika saya minta tolong jemput bapak selalu bisa. Selama sebulan itu memang tidak banyak yang saya obrolin sama bapak, karena terkendala bahasa. Bapak selalu menggunakan bahasa sunda, karena agak susah berbahasa Indonesia. Sedangkan saya tidak begitu mengerti bahasa sunda. Sehingga tidak banyak hal yang saya tau tentang Pak Oom. Tapi saya begitu berterimakasih dengan Pak Oom, karena semua kebaikan beliau. Semoga Allah memberikan rezeki lebih untuk si bapak. Dan sayapun tak akan pernah lupa dengan jasa-jasanya. 

Bude. Sejujurnya sampai saat ini saya tidak tau nama bude siapa, karena setiap hari dikosan saya memanggilnya dengan sebutan ‘bude’ saja. Yap, bude adalah seseorang yang bekerja dikosan saya, yang menjaga, mencucikan baju, dan membersihkan kosan. Bude saya ini bukanlah penjaga kosan biasa, karena baiknya subhanallah sekali. Setiap pagi bude selalu bertanya saya mau dimasakin nasi atau tidak, atau tidak jarang bude membuatkan sarapan untuk saya. Waktu saya sakit bude juga yang dengan baiknya mau ngerokin saya. Pokoknya saya benar-benar merasa seperti lagi ada dirumah sendiri. Oiya, sebenarnya kosan saya ini baru sebulan saya tempati, saya pindah sehari setelah kosan lama saya kemalingan. Dan alhamdulillah saya pindah kekosan yang jauh lebih baik dalam segala aspek. Hampir setiap hari saya masak bareng bude, atau malahan bude yang masak saya yang tinggal makan. Bude suka sekali berbagi, terutama berbagi makanan,hehe. Kadang sore hari saya disuguhi cemilan seperti gorengan atau ditawarin mau dibikinin teh atau tidak. Memang nikmat Tuhan mana lagi yang mau saya dustai, begitu banyak yang harus saya syukuri dalam hidup ini. Belakangan ini setiap malam saya dan bude suka nonton bareng dikamar saya, nonton sinetron dan ovj biasanya, tayangan-tayangan kesukaan bude. 

Pak Oom dan Bude adalah orang-orang yang dikirim Allah untuk saya. Setelah kejadian-kejadian yang bikin saya takut, yang bikin saya shock, saya dipertemukan dengan orang-orang baik. Memang Allah tidak pernah tidur, dibalik semua ujian yang diberikan-Nya selalu ada hikmah dan kebahagian kalau kita bisa melihatnya dari sisi yang positif. Dari lingkungan yang kurang baik saya dipindahkan kelingkungan yang lebih baik. Allah Maha Mengetahui, lalu nikmat Tuhan mu yang mana lagi yang engkau dustai??

-saya-

Mar 25, 20121 note
Mar 13, 20121,807 notes
Mar 10, 2012170 notes
Interview.

Masih aja ini saya mau menceritakan tentang kegalauan mendapatkan pekerjaan. Setelah saya mengikuti banyak tes di beberapa perusahaan, saya menyimpulkan kalau saya sangat lemah dalam interview. Karena saya selalu gagal saat melakukan tahapan yang satu ini. Bahkan untuk melewati interview HRD pun rasanya susah sekali. Setiap akan interview saya seperti sudah bisa menebak apa yang akan ditanyakan kepada saya. Sekali dua kali saya memakai jawaban yang sama dalam beberapa interview, dan tidak lulus. Untuk berikutnya saya mencoba mengganti jawaban-jawaban saya dan menambahakan beberapa jawaban disana-sini, hasilnya tetap sama. Tidak lulus. Berkali-kali saya selalu evaluasi dan bertanya kepada beberapa teman yang bisa lulus tahap interview, dan juga membaca beberapa referensi dari buku atau web. Tapi kurang lebih 10 kali interview belum ada satupun yang lulus. Ini sedihnya bukan main, disaat saya tau kelemahan saya dan saya belum menemukan jalan keluarnya. Harus kemana lagi saya harus berguru? Agak miris ya ini seperti saya merasa kalau jawaban-jawaban saya sama sekali tidak bisa menarik perhatian si interviewer. Apa ada kaitannya dengan muka jutek saya? hahaha. Rasanya saya sudah memasang senyum terbaik saat masuk keruang interview. Lagi-lagi kalimat, belum rezeki mengambil alih semua pikiran saya. Tidak ada lagi obat yang paling mujarab selain pasrah berserah diri dan terus berfikir positif. Selalu berfikir kalau semua akan indah pada waktunya. Dan lagi dan lagi dan lagi saya harus memulai usaha dari awal lagi.

-manjadda wajada, man shabara zafira-

Mar 7, 20122 notes
Mar 6, 201211,164 notes
Mar 1, 2012189 notes
Manjadda Wajada - Yovie and The Nuno

Disetiap langkahku
Didalam detak jantung
Tak pernah aku meragu
Hanya engkau yang dihatiku

Berlelah-lelah dahulu
Bersenang-senang kemudian
Tiada suatu yang besar
Tanpa perjuangan yang hebat

Reff
Manjadda Wajada…Manjadda Wajada
Manjadda Wajada…Manjadda Wajada
Manjadda Wajada…Manjadda Wajada

Air yang mengalir jernih
Takkan keruh mengenang
Jangan surutkan langkah
Yakin dan penuh ketulusan

Reff
Manjadda Wajada…Manjadda Wajada
Manjadda Wajada…Manjadda Wajada
Manjadda Wajada…Manjadda Wajada

Siapa yang bersungguh-sungguh diakan berhasil
Siapa yang bersungguh-sungguh diakan berhasil

Bridge
Malam berteman bintang
Siang sang matahari
Takkan ku patah arang
Hadapi semua rintangan

Reff
Siapa yang bersungguh-sungguh diakan berhasil
Siapa yang bersungguh-sungguh diakan berhasil

Manjadda Wajada….Manjadda Wajada
Manjadda Wajada….Manjadda Wajada
Manjadda Wajada….Manjadda Wajada

Siapa yang bersungguh-sungguh diakan berhasil
Siapa yang bersungguh-sungguh diakan berhasil

Manjadda Wajada….Manjadda Wajada
Manjadda Wajada…Manjadda Wajada
Manjadda Wajada….Manjadda Wajada

“Siapa yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil”

Mar 1, 2012
Next page →
2012 2013
  • January 7
  • February
  • March
  • April 2
  • May 5
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2011 2012 2013
  • January 2
  • February 4
  • March 10
  • April 21
  • May 1
  • June 3
  • July
  • August
  • September 6
  • October 5
  • November
  • December 18
2010 2011 2012
  • January
  • February
  • March 3
  • April 9
  • May 8
  • June 3
  • July 1
  • August 1
  • September
  • October
  • November 5
  • December 6
2009 2010 2011
  • January 5
  • February
  • March 16
  • April 24
  • May 34
  • June 40
  • July 36
  • August 24
  • September 20
  • October 2
  • November 4
  • December 1
2009 2010
  • January
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December 5